Slumdog Savior

nazareth-historical“Nazareth!” exclaimed Nathanael. “Can anything good come from Nazareth?” John 1:46

Nazaret pada masa itu dikenal sebagai tempat yang kampungan, kumuh, tidak baik, terbelakang dan berbagai sebutan lainnya yang saya rasa tidak baik untuk disebutkan. sehingga membuat Natanael yang berasal dari Galilea kota yang berdekatan keceplosan sehingga mengatakan ” dapatkah dari Nazaret ada sesuatu yang baik?” Dan jawabanNya mengagetkan Natanael, seorang Tuhan, penyelamat lahir di situ. ada yang begitu baik berasal dari Nazaret.

Terkadang kita dapat tanpa sengaja, otomatis melabelkan orang berdasarkan suku, etnis, agama dll. Misal kalau orang Jawa karena terkenal dengan peribahasa “alon-alon asal kelakon” banyak orang berpendapat orang Jawa itu terlalu pelan dalam beraktivitas. Kalau untuk yang positif tidak masalah, tapi kalau yang negatif, ini yang tidak benar. Kita juga tidak jarang menaruh stigma pada seseorang karena asal usul dan nya, misal anak haram, residivis sehingga kita ragu untuk menerima mereka, mengingat masa lalunya. kemudian kita juga menaruh stigma pada kondisi mereka, misal anak autis, orang cacat kita melihat mereka tidak produktif, tidak bisa berbuat sesuatu.

Tuhan sengaja disebut orang Nazaret, untuk mengingatkan kita bahwa kita harus menghilangkan prasangka itu semua. Mulailah untuk melihat ada suatu hal yang baik, positif, potensi pada setiap orang terlepas dari suku, keberadaan dan masa lalu mereka. Berikan mereka kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baik, dan jangan izinkan lagi prasangka membatasi kita dan mereka.

Hak cipta 2013 oleh S.S.Putra

Bacaan Alkitab 1 tahun:
Hakim-Hakim 13:1-14:20
Yohanes  1:29-51
Mazmur 102:1-28
Amsal 14:15-16

Advertisements

About sarapanhati

saya adalah seorang pria, anak, kakak, suami, abba for new born baby Xavier, part time traveler, part time writer. sangat cinta Tuhan, keluarga, cinta Jakarta dan Indonesia. love to read & laugh. ini adalah perenungan saya sehari-hari, smoga dapat menginspirasi kita semua, untuk Indonesia yang lebih baik.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s