House of Pray

” It is written, ” he said to them, “‘My house will be a house of prayer’; but you have made it ‘a den of robbers. ‘” Luke 19:46

Youth pastor gereja saya pernah share mimpinya, memiliki sebuah bisnis dan gereja dan sebuah sekolah asrama untuk dia membangun anak muda dengan standar moral tinggi. Dan bisnisnya akan menjadi sumber pendanaan. Which is great vision. Sampai saya membaca ayat ini dan membukakan sebuah kebenaran. Sepertinya Tuhan ga ingin gereja punya bisnis.

Why?

1. Tuhan ingin gereja & para full timernya mempercayainNya sepenuhNya. Tuhan ingin gereja seperti kaum Lewi yang Dia pelihara secara ajaib. Tuhan ingin supaya kita beriman padaNya. Surrender. Ga bergantung pada apapun, include our own business. Gereja boleh punya Yayasan, sekolah, panti asuhan yang fungsinya untuk melayani. Dan kita juga masih boleh meniru Paulus yang mencukupi dirinya sendiri, namun hanya untuk dirinya sendiri, bukan untuk kebutuhan gereja yang lebih besar.

2. Karena bisnis memiliki banyak masalah. Dan itu dapat sangat menguras waktu & perhatian. Tuhan memperingatkan kita untuk memilih melayani mamon atau Dia. Tuhan juga ingin gereja fokus pada melayani & berdoa dan let Him handle kebutuhan gereja. Gereja memiliki perbagai masalahnya sendiri, yang juga tidak ringan. Tuhan ingin gereja fokus dan maksimal melayaniNya saja.

After all, jika gereja sedemikian mandiri dalam sumber pendanaan, berarti akan menutup pintu bagi orang Kristen sekuler seperti saya untuk memberkati gereja dan menerima berkat dari Tuhan, rite? Jadi berkatnya di bagi-bagi dunk, jangan di monopoli. Hehe kiddin.

Hak cipta 2012 oleh S.S.Putra

Bacaan Alkitab 1 tahun:
Yosua 19:1-20:9
Lukas 19:28-48
Mazmur 88:1-18
Amsal 13:12-14

Advertisements

About sarapanhati

saya adalah seorang pria, anak, kakak, suami, abba for new born baby Xavier, part time traveler, part time writer. sangat cinta Tuhan, keluarga, cinta Jakarta dan Indonesia. love to read & laugh. ini adalah perenungan saya sehari-hari, smoga dapat menginspirasi kita semua, untuk Indonesia yang lebih baik.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s