Financial Breakthrough

Honor the LORD with your wealth, with the firstfruits of all your crops; then your barns will be filled to overflowing, and your vats will brim over with new wine. Proverbs 3:9-10

Tuhan ingin menjadi yang utama di dalam setiap aspek hidup kita, seperti hati, waktu dan uang kita. Kita ga bisa memusatkan seluruh perhatian kita pada Tuhan, menghabiskan banyak waktu pada acara agamawi tapi lalai untuk menghormati Dia dalam keuangan.

Saat Tuhan menginginkan persembahan dari umatNya, itu bukan berarti Dia membutuhkannya, seperti negara membutuhkan pajak, ga seperti itu. Itu juga bukan berarti Dia adalah Tuhan yang kejam yang ingin menyengsarakan kita dengan meminta upeti. Alasan mengapa kita harus memberikan persembahan kepada Tuhan adalah:
1. Menyatakan bahwa kita tidak melekat kepada uang. Ada ayat yang berkata ” For where your treasure is, there your heart will be also. Mat 6:21. Karena manusia kadang lupa, sehingga menjadi kan berkat/kekayaan yang utama, melupakan si Pemberi berkat. Memberikan persembahan menyatakan kita bukan hamba uang dan Mamon bukan tuhan kita.

2. Memberikan persembahan menyatakan bahwa kita beriman dan percaya pada Tuhan. Kita percaya bahwa Dia akan mencukupi kita, kita juga percaya janji-janjiNya akan memberkati kita.

Memberikan persembahan buah sulung setiap awal tahun dan persembahan perpuluhan sebenarnya tidak tercatat di perjanjian baru. Namun pola hidup jemaat mula-mula bahkan lebih hebat dari itu, tercatat selalu ada saja yang menjual harta-bendanya dan membagi-bagikan pada orang miskin. Jadi hukum-hukum pada perjanjian lama itu seperti standar minimal, dan hukum perjanjian baru dapat kita ikuti jika hendak sempurna.

Bahkan tidak heran ada banyak orang yang termasuk daftar orang terkaya di dunia itu memiliki darah Yahudi, seperti  Lawrence Ellison, Michael Bloomberg, Michael Dell, Donald Bren, Sergey Brin, Larry Page, Steven Ballmer, George Soros, Carl Icahn, George Kaiser, Roman Abramovich, Joseph Safra, Mikhail Fridman, Nicky Oppenheimer, David dan Simon Reuben. saya yakin mereka bisa menjadi demikian kaya karena mereka mempraktekan hukum-hukum memberi ini sehingga tidak heran mereka diberkati luar biasa oleh Tuhan.

Saya juga menyaksikan ada keluarga-keluarga yang rajin memberikan perpuluhan dan Tuhan memberkati hidup mereka luar biasa, ada juga yang dengan berbagai alasan, menolak memberikannya, dan hidup mereka tidak mengalami terobosan di bidang keuangan.

Jadi ” Berilah dan kamu akan diberi..” Lukas 6:38

Hak cipta 2012 oleh S.S.Putra

Bacaan Alkitab 1 tahun:
Kejadian 26:17-27:46
Matius 9 :1-17
Mazmur 10:16-18
Amsal 3:9-10

Advertisements

About sarapanhati

saya adalah seorang pria, anak, kakak, suami, abba for new born baby Xavier, part time traveler, part time writer. sangat cinta Tuhan, keluarga, cinta Jakarta dan Indonesia. love to read & laugh. ini adalah perenungan saya sehari-hari, smoga dapat menginspirasi kita semua, untuk Indonesia yang lebih baik.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s